Mimpi merupakan titik awal sebuah perjalanan panjang perjuangan suatu bangsa untuk mendeklarasikan kedaulatan bernegara. Kemerdekaan merupakan kekekalan mimpi yang dimanifestasikan dalam bentuk cita-cita kebebasan berbangsa dan bernegara.

Kemerdekaan negara Indonesia didasarkan pada salah satunya mimpi mencapai cita-cita kedaulatan ekonomi, namun layaknya sebuah mimpi, terkadang tak sejalan dengan realita yang ada. Rasanya semakin banyak kita temukan dengan mata telanjang bagaiamana suatu pemukiman padat ataupun kumuh berdampingan ironis dengan gedung-gedung pertokoan mewah dan menjadi pemandangan dari apartemen-apartement tinggi bilangan Jakarta.

Apakah disparitas ekonomi yang sedemikian rupa terlihat dalam ruang tata ibukota Jakarta merupakan bagian dari manifestasi mimpi landasan ekonomi Indonesia yang berdaulat? Jika memang pembangunan adalah konsekuensi logis dari kemerdekaan suatu negara, maka di usia nya ke 65 Indonesia mungkin perlu merunut kembali pijakan dasar kedaulatan ekonominya sehingga pembangunan akan terasa dan terlihat merata disetiap pundi-pundi lapisan masyarakatnya.

Tidak pernah ada kata telat apabila kita berporos kembali pada cinta akan mimpi mencapai cita-cita berbangsa dan bernegara reublik Indonesia.

MERDEKA!